Monyet Juga Manusia @@? (temporary)

There's an answer
If you reach into your soul
And the sorrow that you know
Will melt away

Lagu galau anak mudo, tapi ntah lah untuk aku mak ini, Lanang 26 th jomblo, haks. Lagu tante tu mbikin semangat seharusnyo, "And you know you can surviveSo when you feel like hope is gone Look inside you and be strong" tapi penggalan kalimat pertamonyo jangan dimakan mentah-mentah. Cetek sih cetek, tapi salah kalo diartike survive dengan status jomblo :D

Kurang apo cobo aku ni, Lanang keren, baek, original (ndeso), shaleh (ups..), siapmenafkahi lahir bathin -___-".  Hahahahahaha.... (kalimat ini akan diedit dalam waktu yang tidak dapat ditetntukan).

Yaaah,, apapu itu, aku cuma lagi menikmati lagu, dari sekian panjang liriknyo cuma ngerti secuil, maklum toufl masih kalah samo tukang becak Malioboro.  Makonyo lebih senang lagu ciptaan Papa T. Bob, lebih mudah dicerna.



Kost Pocong 28 Mei 2012 01:40 WIB

hidup ini indah teman

hidup itu indah teman


Kalimat yang sering aku lihat dari postingan status di pesbuk seorang teman (biasanya ada tambahan TM, penting gak sih :D ), rutin, sama, dan konsisten tiap hari. Ntah apalah arti baginya, cuma dia dan "teman"-nya yang mungkin tau.


Seandainya aku tahu maksud kalimatnya itu tak kan ku bercanda dengan anggek, tidak pula ku menyalahkan air cucuran atap yang mengguyur sekujur badan, basah dari rambut hingga ke celana dalam.


hidup itu indah teman


Kalimat yang aku teriakkan pada orang yang ada didalam cermin itu. Dia seperti tidak mendengarku, buta,,, tuli,,, bisu,,. Padahal dia punya telinga, mata dan mulut....persis sama sepertiku. Berulang kali ku teriakkan, hasilnya sama. Diam, mukanya jelek, suram, lesu, seperti banyak yang melintas dipikirannya, kayak tokoh kartun sore hari yang kalo sedang diusilin makhluk super usil di bikini bottom.


Seandainya dia tau, bahwa dia yang begitu itu, tidak nyata. Cuma bayangan yang direfleksikan cahaya lampu buatan makhluk fana. Seandainya dia tahu cahaya yang sebenarnya, dia tidak perlu hidup didalam cermin.


hidup itu indah teman


Beberapa pemberitaan belakangan ini sungguh membuat hati pilu, mulai dari lingkup keluarga hingga dunia. Kenapa kok yang diekspos yang beginian? Kenapa yang dimunculkan hanya lara dan kesedihan? Kenapa dunia senista ini? Kenapa orang-orang suka yang beginian? Kemana orang-orang baik yang dahulu diceritakan di dongeng-dongeng sebelum tidur? Tidak adakah kakek tua berbaju putih nan baik hati, atau bidadari kayangan yang turun memberkahi seantero kampung, atau bahkan Jin yang senantiasa memberikan tiga permintaan?


...sepertinya semua salah.
...sepertinya aku sedikit mengerti
...sepertinya ini hanyalah satu titik hitam diatas kertas, seandainya kau tuliskan kertas itupun sampai baris terakhir, bolak balik dan warna warni, tetap saja kertas itu kelihatan putih.


fabiayyiaala irabbikuma tukazziban


hidup ini indah teman, bersyukurlah :)






Tangerang (kost pocong) - 24 mei 2012 (03:34)

i'm new from here

beee la lamo nian dak nulis lagi. bukan karno buntu dak tik internet, apo lagi dak tik kompi (hare gene -__-")
Cuma buntu otak be, lagian ni blog jugo dak laku :)  lagian siapo pulo nak noleh catatan dak beraturan, copas sano sini, dak tik karakter, cuma supayo keliatan eksis (pcak orang hebat ado blog,, hahaha )

malas pulo nulis, ngomong be secukupnyo, cukup untuk kelakar .. hahahaha (ketauan dak mutu), sudari pada itu mungkin beta tak bisa merayu... kok jadi curhat (lol) <<<< tulis ginian di DOtA-2 Heronyo pacak ketawo ngakak, apo lagi kalo di-CAPS LOCK. :D

yaaa setidaknya pengen nulis banyak lagi, motivasi awalnyo sih cuma nak nutupi posting-posting sebelumnyo (naaa ketahuan curhat lagi :P ). whatever, im new from here...(halah sok enggress, pcak kehebatan).